Artikel / CHAIRMAN

Istilah Penting Dalam Dunia Interior

Blog Artikel dan Info

Istilah Penting Dalam Dunia Interior

1. Scandinavian design adalah design yang akhir- akhir ini popular di Jakarta, adalah gaya interior yang memiliki karakteristik bentuk yang simple minimalis yang fungsional, dengan memanfaatkan material natural yang ekonomis dan mudah diproduksi secara massal. Gaya ini pertama muncul di negara-negara Nordic seperti Finland,Norway, Sweden, Iceland dan Denmark pasca perang dunia. Nilai-nilai design yang di erapkan dalam design ini adalah durability, fungsi, kesederhanaan, keceriaan, yang diimplementasikan dalam bentuk- bentuk yang simple dan ramah.

2. Gaya Industrial merupakan gaya interior yang memiliki ciri khusus pada penggunaan material bangunan yang apa adanya, seolah-olah tanpa finishing .Gaya ini mengutamakan fungsi dan keaslian rupa material. Gaya ini kerap kali diterapkan dengan mengekspos rangka bangunan, pipa saluran air, ducting ac, dan unsur- unsur bangunan lainnya. Gaya ini mulai popular pada sekitar tahun 2000 hingga kini, yang dimulai dengan banyaknya pengalihan fungsi gedung di Amerika dan Eropa yang semula berfungsi sebagai pabrik, sekolah, atau fasilitas industri lainnya, menjadi tempat tinggal.

3. Gaya Bohemian mengutamakan ide kebebasan dan kecintaan pada lingkungan hidup. Gaya ini banyak memakai material dan furniture daur ulang dengan warna – warna etnik dan cerah. Pada rumah tinggal bergaya bohemian, unsur dekoratif merupakan elemen penting dalam interior. Throw pillow, rug, tanaman hias, dengan aksen kayu rustic sering menjadi ciri khas gaya interior Bohemian. Ide design bohemian terinspirasi dari gaya gypsy Eropa tengah pada era awal abad ke -20.

4. Rustic adalah gaya yang muai berkembang di Amerika Serikat pada era tahun 6-70an. Gaya ini memiliki ciri khas pada penggunaan material natural yang disajikan apa adanya, seperti kayu mentah, batu, dan kulit. Bentuk- bentuk elemen interior disajikan dengan kebebasan, dan kerap kali mendaur ulang benda- beda alam seperti bongkahan kayu mentah atau batu.

5. Ekletik, istilah gaya ekletik pada seni dan design pertama kali dikemukakan oleh Johan Joachim Winckelmann. Winckelmann menggunakan istilah eclectic until, ketika mendeskripsikan karya seni Carracci, yang menggabungkan gaya Renaissance dan tradisional. Istilah Ekletik digunakan untuk menggambarkan sebuah gaya yang menggabungkan ciri dari dua atau beberapa era design dalam satu karya design. Sebagai contoh, ide ini dapat di ciptakan dengan menggabungkan beberapa gaya furniture seperti klasik dan tradisional dalam sebuah ruang bergaya modern.

6. Shabby chic merupakan gaya design interior yang terlihat vintage. Gaya ini diciptakan dengan menerapkan pola-pola bergaya vintage pada upholster furniture seperti sofa dan kursi dengan S bentuk-bentuk yang semi klasik antik. Memiliki citra yang soft, homy dan feminin, sering kali gaya ini menggunakan furniture bercorak cerah. Pertama kali populer di negara Inggris dan popler digunakan di hunian – hunian eksklusif yang di mulai pada abad ke- 18.

26/01/2018
2947 orang telah membaca artikel ini.
|Wikipedia |